“Tetapi Tidak Semua Dari Kira Terlihat Seperti Miranda Kerr!” Staf Maskapai Qantas Kecewa Dengan Seragam Barunya Yang Seksi, Ketat, Dan Tidak Praktis

Super model asal Australia dan anggota dari Victoria Secret Angel Miranda Kerr telah bertukar pikiran ataupun ide mengenai seragam dress dan fuchsia seksi sebagai seragam model baru untuk para pramugari yang bekerja pada maskapai penerbangan asal Australia, Qantas. Akan tetapi para pramugari yang menjadi sasaran dalam penerapan seragam baru maskapai penerbangan Qantas ini mengeluhkan mengenai kebijakan tentang seragam kerja barunya yang menurut mereka terlalu seksi, terlalu ketat, dan tidak praktis ini. Model dari seragam kerja bagi para pramugari maskapai penerbangan asal Australia ini juga dirasa tidak sesuai seperti yang telah dipamerkan oleh model cantik Miranda Kerr mantan istri dari Orlando Bloom ini.

Desain Seragam Baru Maskapai Penerbangan Qantas

Berbicara mengenai seragam yang telah dirancang oleh Martin Grant untuk maskapai penerbangan asal Australia Qantas ini memang telah dipamerkan dimuka umum atau telah dipertontonkan dari model seragam kerja baru maskapai penerbangan asal Australia tersebut yang diperagakan oleh Miranda Kerr (30) dan pertama kali dipamerkan pada bulan april lalu itu. Salah satu pramugari penerbangan domestik jarak pendek mengatakan kepada Daily Telegraph yang mengatakan bahwa dia rasa seragam kerja barunya benar-benar ketat dan dia rasa sangat tidak cocok untuk digunakan pada saat melakukan pekerjaan yang membutuhkan fisik seperti yang mereka (para pramugari) lakukan. Ungkapnya kepada Daily Telegraph tersebut.

Miranda Kerr saat menjadi model dari seragam baru untuk pramugari maskapai penerbangan Qantas. Dirancang oleh Martin Grant.

Ketika pertama kali diungkapkan oleh pimpinan dari maskapai penerbangan Qantas Alan Joyce, para staf dari maskapai ini banyak yang mengeluh karena seragam kerja baru yang harus mereka kenakan pada saat bekerja ‘terlalu seksi’ dan sangat membuat mereka tidak nyaman karena tidak praktis dan tidak cocok untuk digunakan pada pekerjaan yang semacam itu. Salah satu pramugari juga ada yang menambahkan “seragam baru ini memang terlihat sangat cocok ketika digunakan oleh Miranda Kerr, akan tetapi sayangnya tidak semua pramugari akan terlihat cocok seperti Miranda Kerr pada saat mengenakan seragam kerja baru tersebut” ungkap seorang pramugari maskapai penerbangan Australia ini.

Dalam protesnya mengenai kebijakan seragam kerja yang baru dan dirasa terlalu seksi tersebut, pramugari itu juga menyampaikan keluhannya yang lain yaitu pramugari tersebut mengatakan bahwa “seragam kerja baru tersebut hanya akan cocok apabila dipakai untuk staf yang berusia 20 an tahun, namun untuk staf yang memiliki usia lebih dari 60 tahun akan sangat tidak tepat karena seragam kerja baru tersebut terlalu ketat, bahkan banyak staf yang berusia diatas 60 tahun” tambahnya. Menurut para pramugari, seragam yang sekarang sudah diberlakukan dan telah cukup lama digunakan sebagai seragam kerja mereka yang dirancang oleh Peter Morrissey itu mereka merasakan sudah cukup nyaman ketika bekerja menggunakan seragam tersebut. Pramugari tersebut mengatakan bahwa “kami sudah sangat nyaman menggunakan seragam yang dirancang oleh Peter Morrissey. Kami benar-benar merasa nyaman”.

Pemberlakuan Kebijakan Baru Mengenai Kebijakan Seragam Kerja Yang Baru

Lebih dari 12.000 karyawan maskapai penerbangan Qantas akan mengenakan seragam barunya pada hari kamis, meskipun maskapai penerbangan ini telah mengumumkan rencananya mengenai pemberhentian sebanyak 1.000 karyawannya untuk menyelamatkan aset perusahaan sebesar dua milyar dollar Australia lebih yang akan dilakukan secara bertahap selama tiga tahun kedepan. “kami telah meminta maskapai penerbangan untuk memproduksi seragam kerja baru dengan jumlah yang sedikit untuk mencegah beberapa kekhawatiran” ungkap seorang juru bicara untuk asosiasi pramugari divisi nasional Australia yang mengungkapkan bahwa anggotanya telah berunding dengan para pramugari tentang permberlakuan seragam kerja yang baru tersebut.

Berbicara kepada Daily Telegraph, dia mengatakan bahwa “kami telah meminta kepada maskapai untuk memberlakukan seragam kerja yang baru untuk menanggapi beberapa kekhawatiran yang mungkin ditimbulkan oleh permberlakuan seragam kerja yang baru ini”. Setelah itu datang kru dari maskapai penerbangan tersebut yang meminta untuk mendiskusikan kembali mengenai pemberlakuan seragam kerja baru yang dirasa cukup seksi tersebut. Jika ada masalah yang lebih serius lagi, maka pihak karyawan mengharapkan kepada perusahaan untuk menghapuskan mengenai kebijakan seragam barunya tersebut.

Namun juru bicara dari maskapai penerbangan Qantas mengatakan bahwa beberapa anggota dari kru maskapai penerbangan tersebut telah melakukan diskusi panel dan telah memberikan masukan mengenai desain dari pakaian tersebut. Pakaian baru ini juga telah diuji coba oleh 75 anggota staf dari maskapai penerbangan tersebut yang memakainya selama bekerja dalam beberapa minggu terakhir ini. Juru bicara dari maskapai Qantas ini mengatakan bahwa tanggapan dari karyawannya mengenai pemberlakuan seragam kerja yang baru itu cukup baik dan mendapat respon yang positif. Juru bicara dari maskapai Qantas ini juga menyatakan bahwa harus ada beberapa penyesuaian mengenai pemberlakuan seragam kerja yang akan diberlakukan kepada 12.000 karyawannya tersebut. Dan menurutnya sosialisasi ini telah berjalan dengan lancar dan ada banyak kabar gembira mengenai hal tersebut.

Kirim
Halo...Selamat datang di pabrik konveksi pt agung perkasa utama cemerlang.
Perkenalkan nama saya johan renaldi.
Ada yang bisa kami bantu?